
Emas (XAU/USD) menguat seiring reaksi para pedagang terhadap laporan Perubahan Ketenagakerjaan ADP terbaru. Saat penulisan ini, XAU/USD diperdagangkan di kisaran $4.220, dengan perhatian kini beralih ke Indeks Manajer Pembelian Jasa ISM yang akan dirilis hari ini.
ADP tercatat jauh lebih lemah dari perkiraan, menunjukkan penurunan 32 ribu pada bulan November. Pasar memperkirakan kenaikan 5 ribu, sementara Oktober mencatat kenaikan 47 ribu.
Data ketenagakerjaan swasta menggarisbawahi melemahnya kondisi ketenagakerjaan di AS. Laporan ini juga penting karena Nonfarm Payrolls (NFP) bulan Oktober akan dipublikasikan bersamaan dengan laporan November pada 16 Desember, sehingga Federal Reserve (Fed) hanya memiliki sedikit indikator untuk mengukur kondisi ketenagakerjaan menjelang pertemuan kebijakan moneter minggu depan.
Menurut CME FedWatch Tool, pasar sudah memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) sebesar sekitar 88%, yang membuat Dolar AS (USD) melemah dan menawarkan latar belakang yang secara umum mendukung Emas.
Di tempat lain, ketegangan geopolitik tetap tinggi setelah perundingan utusan AS dengan Moskow mengenai konflik Ukraina gagal menghasilkan kemajuan yang berarti.
Penggerak pasar:
Sinyal dovish The Fed dan permintaan bank sentral mempertahankan daya beli Emas.
Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa ia akan mengumumkan calonnya untuk Ketua The Fed berikutnya pada awal 2026. Pernyataan ini menyusul komentarnya pada hari Minggu, "Saya tahu siapa yang akan saya pilih, ya. Kami akan mengumumkannya." Direktur NEC Kevin Hassett telah muncul sebagai kandidat terdepan, dan pasar memandang potensi penunjukannya sebagai pembuka jalan bagi sikap kebijakan yang lebih dovish.
Ekspektasi The Fed yang dovish tetap menjadi beban bagi Dolar AS. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, berada di dekat level terendah sejak 30 Oktober, di kisaran 98,99 dan menandai penurunan hari ketujuh berturut-turut.
Utusan AS Steve Witkoff bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pada hari Selasa untuk membahas proposal AS guna mengakhiri perang di Ukraina, tetapi pertemuan tersebut berakhir tanpa terobosan.
Penasihat kebijakan luar negeri Putin, Yuri Ushakov, menggambarkan perundingan tersebut sebagai "konstruktif dan sangat informatif," meskipun ia mengakui bahwa "kompromi belum tercapai" terkait isu-isu teritorial utama. Ia menambahkan bahwa diskusi akan terus berlanjut.
Menurut laporan Dewan Emas Dunia (WGC) yang diterbitkan pada 2 Desember, bank-bank sentral meningkatkan pembelian emas pada bulan Oktober, menambahkan 53 ton bersih, peningkatan bulanan terbesar sepanjang tahun ini dan 36% lebih tinggi dibandingkan bulan September.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...